Friday, April 6, 2012

MAKALAH PENULISAN ILMIAH 2012


PENULISAN ILMIAH
2012
 
MAKALAH PENULISAN ILMIAH
Sebagai salah satu cikal bakal perkembangan teknologi mahasiswa
Universitas Gundarma





Disusun Oleh:

EVI DAME R NAINGGOLAN
26109025


Universitas Gundarma
DEPOK
2012
 
 

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq serta inayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan “PENTING NYA PEMBINAAN DALAM PENULISAN ILMIAH”. Makalah  ini dibuat sebagai pemenuhan tugas yang telah diberikan oleh para pembimbing PI Universitas Gunadarma.

Kami menyadari walaupun telah terwujudnya makalah ini dengan usaha yang semaksimal mungkin, akantetapi segala kekurangan dan ketidaksempurnaan selalu masih ada banyak kekurangan. Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan dorongan baik secara langsung maupun tidak langsung, baik moril maupun materiil, sehingga dapat terselesaikannya makalah kami ini.
Sebagai penutup kami sadar kalau sebagai manusia biasa tak dapat luput dari sebuah kesalahan, kekeliruan dan kekhilafan. Maka dari itu, sudilah kiranya para pembaca member ma’af  yang sebesar-besarnya. Kami berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.



Depok,   5 April 2012



Tim Penyusun

 DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
BAB I PENDAHULUAN
1.1.                 Latar belakang masalah                      
1.2.                 Ruang lingkup masalah
1.3.                 Perumusan masalah
1.4.                 Tujuan Penelitian
1.5.                 Metode Penelitian
1.6.                 Sistematika penulisan
BAB II LANDASAN TEORI
 2.1.                  Pengertian Karya Ilmiah
 2.2.                  Faktor – factor Penting
 2.3.                  Penyiapan Penulisan Ilmiah
 2.4.                  Syarat Menulis Karya Ilmiah
 2.5.                  Sifat Karya Ilmiah

BAB III ANALISA dan PEMBAHASAN

BAB III PENUTUP
LAMPIRAN




BAB I
PENDAHULUAN

Di bab pendahuluan, Peneliti/ Penulis harus dapat secara fokus menuliskan masalah-masalah yang terjadi di tempat penelitiannya. Dengan membaca bab pendahuluan ini, setiap pembaca sudah dapat mengetahui apa sebenarnya yang akan dilakukan oleh peneliti dalam penelitiannya.
Contoh: contoh unit usaha apotek yang akan dilakukan komputerisasi administrasinya (aplikatif).

     1.1. Latar Belakang Masalah
  Di latar belakang masalah dijelaskan, apa saja kendala yang dihadapi oleh pengelola apotek dalam menjalankan kegiatannya. Mungkin saja kendala yang dihadapi adalah
(a)kurangnya pegawai,
(b)pegawai sering membolos,
(c)kekurangan mesin dan petugas kasir,
(d)kesulitan membuat laporan keuangan per hari,
(e)kesulitan dalam menghitung stok barang,
(f)kesulitan dalam pendataan pelanggan.
Jadi,dilatar belakang masalah ini dijelaskan kesulitan-kesulitan yang dihadapi pengelola apotek (unit usaha yang diteliti) yang sedang diamati.

     1.2.Ruang Lingkup Masalah
Tentu saja, dari sekian banyak masalah yang dihadapi apotek tersebut tidak dapat diselesaikan seluruhnya (terutama dengan bidang ilmu komputer). Sehingga, isi batasan masalah adalah pemilihan masalah mana yang akan diselesaikan dengan PI ini.
   Misalkan, batasan masalahnya adalah, PI ini akan dibatasi pada masalah kesulitan dalam pembuatan laporan keuangan per hari, pendataan pelanggan, dan penghitungan stok obat.

     1.3. Perumusan Masalah
Dari batasan masalah yang telah dipilih, dirumuskan masalah tersebut dengan kalimat tanya. Dengan kalimat tanya tersebut, diharapkan para pembaca lebih tahu ke arah mana PI ini akan digiring.
      Rumusan masalahnya adalah : bagaimana rancangan sistem komputerisasi untuk menyelesaikan masalah pembuatan laporan keuangan perhari, pendataan pelanggan, dan penghitungan stok obat di apotek tersebut?Dari sini pembaca akan tahu bahwa PI ini ditulis untuk membuat perancangan sistem komputerisasi guna mecahkan masalah di atas.

     1.4. Tujuan Penulisan
Metodologi penelitian berisi mengenai bagaimana cara kita melakukan penelitian.Misalkan, penelitian ini dilakukan melalui studi lapangan yaitu dengan cara pengamatan, wawancara, penyebaran kuisioner, dan sebagainya.
    Penelitian juga dilakukan dengan membaca buku-buku teori tentang perancangan sistem, keuangan, perapotekan, dan contoh-contoh kasus yang menyerupai kasus yang akan dibahas.

     1.5. Manfaat Penulisan
Menurut sikumbang (1981), sekurang-kurangnya ada enam manfaat yang diperoleh dari kegiatan tersebut.

  1. Penulis dapat terlatih mengembangkan keterampilan membaca yang efektif karena sebelum menulis karya ilmiah, ia mesti membaca dahulu kepustakaan yang ada relevansinya dengan topik yang hendak dibahas.
  2. Penulis dapat terlatih menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber, mengambil sarinya,dan mengembangkannya ke tingkat pemikiran yang lebih matang. 
  3. Penulis dapat berkenalan dengan kegiatan perpustakaan seperti mencari bahan bacaan dalam catalog pengarang atau katalog judul buku.
  4. Penulis dapat meningkatkan keterampilan dalam mengorganisasi dan menyajikan data dan fakta secara jelas dan sistematis.
  5. Penulis dapat memperoleh kepuasan intelektual.
  6. Penulis turut memperluas cakrawala ilmu pengetahuan masyarakat.
     1.6.  Sistematika Penulisan
Untuk memberikan gambaran mengenai isi dari makalah ini maka,  kami membuat sistematikan  penulisan sebagai berikut :
BAB I      : PENDAHULUAN
Di bab pendahuluan, Peneliti/ Penulis harus dapat secara fokus menuliskan masalah-masalah yang terjadi di tempat penelitiannya. Dengan membaca bab pendahuluan ini, setiap pembaca sudah dapat mengetahui apa sebenarnya yang akan dilakukan oleh peneliti dalam penelitiannya.
Contoh: contoh unit usaha apotek yang akan dilakukan komputerisasi administrasinya (aplikatif).

BAB II    : HASIL DAN PEMBAHASAN
Di bab ini diungkapkan teori-teori yang digunakan Penulis untuk memcahkan masalah.Selain teori, bisa juga dimasukkan alat-alat (tools) perancangan sistem, namun demikian tools tersebut hanya digunakan sebagai pelengkap saja, teori utamanya harus dikedepankan.
BAB III          : ANALISA dan PEMBAHASAN
Di bab ini dijelaskan secara runut (logis) mengenai langkah-langkah pemecahan masalah yang dilakukan. Bisa dimulai dengan menganalisis permasalahan (di sub-bab batasan masalah), kenapa masalah itu bisa terjadi, apa saja kendalanya, dan apa langkah penyelesaiannya. Selanjutnya dilakukan proses atau prosedur atau langkah-langkah penyelesaian dari sub-bab rumusan masalah.
BAB IV   : PENUTUP
Pada bab penutup ini, isinya adalah kesimpulan dan saran. Kesimpulan adalah jawaban mengenai “apakah pembahasan yang telah dilakukan dapat memecahkan masalah ?.” Jawaban harus jujur (sesuai dengan norma-norma keilmiahan). Saran berisi mengenai hal-hal yang dapat dikembangkan dari PI yang sudah diselesaikannya ini. 
    Saran juga dapat berisi mengenai penyempurnaan dari PI yang karena sesuatu hal belum dapat dilakukan secara sempurna di sini (misalkan, hendaknya pihak apotek memiliki format kertas yang standar untuk mencetak laporan keuangan harian agar pencetakan dapat menghemat tinta printer dan lebih cepat, dan sebagainya).

BAB II
LANDASAN TEORI

            Menulis karya ilmiah tidak sama dengan menulis tulisan popular.  Menulis karya ilmiah mempunyai aturan-aturan dan teknik tertentu yang harus diikuti.  Dalam dunia ilmiah kita ketahui bahwa ilmu dan  pengetahuan didahului oleh ilmu dan pengetahuan sebelumnya, sehingga sebelum menulis tentu didahului dengan mengumpulkan informasi ilmu dan pengetahuan sebelumnya, sehingga menulis tidak dapat dipisahkan dengan membaca. 
            Menulis harus diawali dengan munculnya ide/gagasan tentang suatu topik.  Ide/gagasan muncul bisa dari si penulis sendiri tetapi dapat juga atas permintaan. Gagasan atau ide dapat diciptakan oleh si calon penulis dengan cara membaca situasi/kondisi atau membaca-baca literatur. Selanjutnya adalah tergantung mengembangkan ide dan hasil penelusuran menjadi bermanfaat melalui suatu tulisan. 
            Tulisan karya ilmiah sama pentingnya dengan pelaksanaan penelitian karena hasil penelitian yang tidak dituangkan kedalam laporan atau bahkan diterbitkan orang tidak akan tahu apa yang telah dilakukan.  Oleh karena itu menulis harus dipahami oleh orang yang membacanya. Menulis tulisan ilmiah yang efektif tidaklah mudah.  Pada umumnya tulisan yang baik akan  dapat dibaca dan dipahami oleh orang yang bukan bidangnya stsu orang yang baru mempelajarinya.
A.        Pengertian Karya Ilmiah
    Tulisan ilmiah adalah karya seorang ilmuwan (yang berupa hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang diperoleh melalui kepustakaan, kumpulan pengalaman,jurnal, dan pengetahuan orang lain sebelumnya. Tujuan karya ilmiah adalah agar gagasan penulis karya ilmiah itu dapat dipelajari, lalu didukung atau ditolak oleh pembaca.
B.        Faktor-faktor Penting
    Faktor-faktor penting dari sebuah tulisan ilmiah yang dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh pembaca (masyarakat ilmiah/non ilmmiah) antara lain :
  1. Kemampuan berbahasa tertulis : dengan menggunakan bahasa yang benar
  2. Topiknya:
    1.  up to date
    2. sesuai dengan keinginan dan yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat pembaca,
    3. memberikan solusi
    4. bukan hasil karya orang lain/meniru bahkan menjiplak
  3. Bahasanya mudah dimengerti oleh pembaca
  4. Tata cara penulisan sesuai kaidah penulisan ilmiah dan konsisten
    1. Penetapan judul
    2. Penulisan kalimat
    3. Penyusunan paragraf
    4. Kesinambungan antar paragraf
  1. Tujuan menulis
  2. Pengumpulan data
  3. Penelusuran
  4. Penulisan sumber serta cara pengutipan:Referensi yang digunakan tidak ketinggalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.
C.        Penyiapan Penulisan Ilmiah
    Suatu tulisan ilmiah akan dibaca oleh orang lain, bahkan akan diguanakan sebagai acuan dalam sebuah penulisan.Dalam ilmu perpustakaan dikenal dengan istilah sitiran.Penggunaan sumber referensi tulisan orang berarti menyitir (citing), sedangkan tulisan yang digunakan sebagai acuan dinamakan disitir (Cited).  Oleh sebab itu sebelum memulai menulis diperlukan persiapan terlebih dahulu, berikut adalah petunjuk penyiapan penulisan ilmiah:
·         Mengorganisir informasi
Mengumpulkan seluruh karya atau informasi yang berkaitan dalam suatu map.
·         Mengidentifikasi pembaca
Karya yang akan ditulis sangat ditentukan oleh tingkat pemahaman dan minat pembaca
·         Menetapkan tujuan
Menentukan subjek, masalah khusus yang menjadi isue,  apa yang telah dihasilkan pada karya terdahulu,metode apa yang akan digunakan untuk         mencapai tujuan.
·         Membuat outline
Biasanya satu atau dua halaman akan merinci atau membagi item menjadi item yang lebih kecil.Selain itu juga untuk menghindari overlaping isi tulisan.
·         Kejelasan
Tulisan yang tidak rapi, membingungkan, mengaburkan dan menyesatkan   pembaca hampir pasti akan berdampak yang buruk pada masyarakat ilmiah.
·         Kejujuran dan kepercayaan
Dengan membaca artikel yang ditulis diharapkan akan menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pemcacanya.Hindari istilah yang menyangatkan atau luar biasa.
·         Penyusunan draf
pertama kemudian dikoreksi ulang selanjutnya penyelesaian akhir penulisa
D.        Syarat menulis karya ilmiah
1.   motivasi dan displin yang tinggi.
2.   kemampuan mengolah data.
3.   kemampuan berfikir logis (urut) dan terpadu (sistematis).
4.   kemampuan berbahasa.
E.        Sifat karya ilmiah
formal harus memenuhi syarat:
       1.lugas dan tidak emosional.
      2. Logis disusun berdasarkan urutan yang konsisten.
      3.Efektif satu kebulatan pikiran, ada penekanan dan pengembagan.
      4.Efisien hanya mempergunakan kata atau kalimat yang penting.
      5.ditulis dengan bahasa Indonesia yang baku.

BAB III
ANALISA dan PEMBAHSAN

Di bab ini dijelaskan secara runut (logis) mengenai langkah-langkah pemecahan masalah yang dilakukan. Bisa dimulai dengan menganalisis permasalahan (di sub-bab batasan masalah), kenapa masalah itu bisa terjadi, apa saja kendalanya, dan apa langkah penyelesaiannya. Selanjutnya dilakukan proses atau prosedur atau langkah-langkah penyelesaian dari sub-bab rumusan masalah.
Susunan struktur Penulisan Ilmiah adalah sebagai berikut :
  1. Bagian Awal. 
  2. Pendahuluan 
  3. Tinjauan Pustaka / Landasan Teori 
  4. Hasil Penelitian dan Analisa   /  Pembahasan Pokok 
  5. Kesimpulan (& Saran)  
  6. Bagian akhir
1.  Bagian Awal

Bagian Awal, terdiri atas :
a.   Halaman Judul
Ditulis sesuai dengan cover depan Penulisan Ilmiah.
b.   Lembar Pengesahan
Dituliskan Judul PI, Nama, NPM, NIRM, Tanggal Sidang, Tanggal Lulus, dan tanda tangan pembimbing, koordinator PI,serta Ketua Jurusan.

c.   Abstraksi
Berisi ringkasan dari penulisan. Maksimal 1 halaman.
d.   Kata Pengantar
Berisi ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang ikut berperan dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan ilmiah (a.l. Rektor, Dekan, Ketua Jurusan, Pembimbing, Perusahaan, dll ).

e.   Daftar Isi
f.    Daftar Tabel
g.   Daftar gambar
h.   Lampiran

 BAB IV
PENUTUP

Pada bab penutup ini, isinya adalah kesimpulan dan saran. Kesimpulan adalah jawaban mengenai “apakah pembahasan yang telah dilakukan dapat memecahkan masalah ?.” Jawaban harus jujur (sesuai dengan norma-norma keilmiahan). Saran berisi mengenai hal-hal yang dapat dikembangkan dari PI yang sudah diselesaikannya ini. 
    Saran juga dapat berisi mengenai penyempurnaan dari PI yang karena sesuatu hal belum dapat dilakukan secara sempurna di sini (misalkan, hendaknya pihak apotek memiliki format kertas yang standar untuk mencetak laporan keuangan harian agar pencetakan dapat menghemat tinta printer dan lebih cepat, dan sebagainya).

LAMPIRAN
Lampiran berisi berkas-berkas yang merupakan pendukung penelitian dan penulisan, misalkan bisa berupa listing program, print-out laporan keuangan, lay-out di monitor komputer,surat persetujuan penelitian di apotek, dan sebagainya.
 

No comments:

Post a Comment