Friday, December 23, 2011

IPHONE VS ANDROID


Bagi pemerhatian teknologi, maka saat ini yang menjadi salah satu fokus perhatian adalah persaingan antara iPhone dan Android atau dapat dikatakan adalah persaingan iOS dan Android. iOS adalah Operating System (sistem operasi) yang digunakan oleh iPhone, iPad, dan iPod Touch yang merupakan keluaran dari Apple, Inc.
Sedangkan Android adalah Operating System keluaran dari Google.Persaingan teknologi antara Android dan Apple kayaknya bukan rahasia lagi, apalagi sewaktu ribut-ribut antara Samsung yang notabene memakai OS Android dengan Apple (IPhone). Yang membuat persaingan antar kedua teknologi ini menjadi menarik bukan hanya fitur-fitur yang ditawarkannya saja. Tetapi persaingan antar kedua Operating System ini mengingatkan kita kembali pada persaingan antara Operating System Mac dan Windows pada awal tahun 90an lalu.
Kala itu Apple membanggakan sistem operasi Macintosh yang dibuatnya, sistem operasi ini menawarkan penggunaan Mouse dan GUI (Graphical User Interface) seperti yang kita gunakan saat ini jauh sebelum. Windows memperkenalkannya. Pada saat Apple mengenalkan GUI dalam Macintosh, Microsoft masih berkutat dengan sistem operasi DOS. Lalu Microsoft mengeluarkan sistem operasi Windows yang menawarkan GUI. Hal ini kemudian menjadi perdebatan antara Apple dan Microsoft karena Apple mengklaim bahwa merekalah yang menciptakan GUI, dan menuding Microsoft meniru mereka. Namun pada akhirnya memang penjualan Windows jauh mengalahkan penjualan dari Macintosh.
Hal ini bukan semata karena sistem operasi Macintosh kalah dibandingkan dengan Windows saja, tapi strategi pemasaran yang keliru serta terbukanya sistem Windows yang membuat menang. Kala itu (sampai pada saat ini) Macintosh hanya diproduksi oleh Apple saja. Sedangkan Windows, hampir semua komputer rakitan bisa menjalankan Windows. Hal ini menyebabkan harga jual Windows yang lebih murah dan lebih menarik bagi kebanyakan orang.
 Tapi perlu juga nich diketahui sama para pecinta gadget kalau ada beberapa fitur yang sebenarnya sudah ada lebih dulu di dalam Android daripada Apple. Lalu apa sajakah fitur-fitur itu?

Multitasking
Fitur yang fungsinya untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi pada satu waktu ini sudah dipunyai oleh Android sejak versi 1.0. Sedangkan Iphone butuh waktu tiga tahun buat merilis fitur multitasking di dalam perangkat iOS.

Wireless Syncing (iOS5)
Fitur sinkronisasi pada Android lebih dulu muncul pada versi 1 O.S nya. Fitur ini dibikin untuk menyamakan Android dengan PC lewat sambungan Wi-Fi. Sedangkan IPhone baru punya fitur sinkronisasi iTunes lewat WiFi sewaktu iOS 5 dirilis.

Membuka aplikasi dari lock screen
Fitur pemberitahu atau notifikasi ini dimiliki sama Android sejak versi pertamanya keluar dipasaran. Sementara Apple baru mengeluarkan pada iOS 5. Fitur ini punya fungsi sebagai kalender,acara,jadwal,dan lainnya yang dapat diakses dari lock screen, berkat tweaks dan skins yang tersedia.

Customizable Wallpaper
Dari namanya semua pecinta gadget sudah pada tahu fungsi dari fitur, yupz gunanya untuk mengubah background dengan jailbroke iPhone. Fitur ini baru dikeluarkan oleh IPhone pada tahun 2010 pada seri iPhone 4 dan iOS 4 pada 3GS. Sedangkan Android sudah ada lebih dulu.

Update Over the Air
Fitur in berfungsi menghubungkan smartphone ke komputer untuk mendapatkan update data atau berbagai aplikasi.Apple baru mengeluarkan fitur ini di aplikasi iOS 5. Seperti biasa Android duluan memakai fitur update ini. Mungkin saja, ini adalah salah satu strategi bisnis. Atau memang beneran ketinggalan, karena transfer teknologinya yang lumayan lama, apalagi buat ngembanginnya. Tapi dengan adanya fitur-fitur ini pekerjaan kita bisa jadi mudah.
Mari kita kembali ke tahun 2010. Saat ini terkecuali di Indonesia, penjualan iPhone dan Android mengalami peningkatan yang pesat dan terjadi persaingan yang ketat antara keduanya. BlackBerry pun kewalahan menghadapi peningkatan penjualan kedua sistem ini. Pada beberapa waktu yang lalu, di Amerika Serikat, BlackBerry memangkas harga jual BlackBerry Torch jauh dibawah harga awalnya karena kalah bersaing dengan iPhone 4.

iPhone dan Android mengingatkan kita pada Mac vs Windows. Dimana yang satu diproduksi oleh satu perusahaan saja dan bersifat tertutup (iPhone), sementara sistem yang lain dapat dipakai pada berbagai macam handphone buatan perusahaan manapun (Android). Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah siapa pemenangnya? Memang kalau dilihat pangsa pasar pada saat ini, penjualan iPhone masih sedikit di atas Android, tapi perkembangan Android yang sangat pesat memungkinkan sistem operasi berlogo robot hijau ini untuk menyalip penjualan iPhone. Memang agak kurang adil membandingkan penjualan Android dan iPhone, karena dilihat dari variasi handphone yang ditawarkan Android menawarkan lebih dari 30 macam variasi model handphone dari berbagai pabrikan (Samsung, Motorola, HTC, bahkan Nexian). Sedangkan iPhone hanya menawarkan 2 macam tipe saja saat ini (iPhone 3Gs dan iPhone 4). Tetapi salah satu ukuran kesuksesan adalah tingkat penjualan.
Apple tentu sudah belajar banyak dari kesalahan dan kekalahan mereka dari persaingan Mac dan Windows. Tetapi hingga saat ini belum ada langkah dari Apple untuk memperluas pembuatan iPhone seperti halnya Android. Saat ini strategi yang dilakukan oleh Apple adalah dengan memperluas penggunaan iOS pada iPad, sebuah tablet PC yang dioperasikan dengan touch screen sepenuhnya. Namun hal ini lagi-lagi juga diikuti oleh Android yang mulai memperkenalkan beberapa tablet andalannya.
Setelah sempat menggadang-gadang bahwa iPhone akan menjadi handphone publik, bukan suatu produk eksklusif seperti halnya Mac. Nampaknya Apple harus bersiap-siap untuk kembali kalah dalam hal penjualan dari Android yang kembali menegaskan citra Apple bahwa produk yang diciptakannya adalah produk ekslusif yang hanya dipakai oleh sebagian orang saja.

No comments:

Post a Comment